Beras Bantuan Belum Sampai ke Semua Rumah: 48 Ribu Keluarga Bandung Masih Menunggu

BANDUNG — Di sebagian rumah, mungkin karung beras bantuan pemerintah sudah tiba. Tetapi di ribuan rumah lainnya, bantuan itu masih ditunggu. Hingga 13 September 2026, penyaluran bantuan pangan berupa beras di Kota Bandung baru mencapai 66,43 persen dari total alokasi periode Juli–September 2026. Artinya, masih ada sekitar 48.008 keluarga penerima bantuan yang belum menerima beras tersebut. Bukan angka yang kecil. Mereka tersebar di delapan kecamatan dan 60 kelurahan di Kota Bandung.

94.992 keluarga sudah menerima

Data Pemerintah Kota Bandung menunjukkan, dari total 143.000 keluarga penerima bantuan, sebanyak 94.992 keluarga telah menerima bantuan hingga 13 September. Beras yang sudah disalurkan mencapai 2.849.760 kilogram dari total alokasi sekitar 4,29 juta kilogram. Bantuan tersebut berupa beras kualitas medium yang berasal dari Badan Pangan Nasional. Setiap keluarga penerima mendapatkan 30 kilogram beras untuk tiga bulan sekaligus, yakni alokasi Juli, Agustus, dan September 2026. Kalau dihitung sederhana, satu keluarga mendapatkan rata-rata 10 kilogram beras per bulan selama periode bantuan. Bagi sebagian keluarga, jumlah tersebut mungkin terlihat sederhana. Tetapi bagi rumah tangga yang sedang berusaha menjaga pengeluaran agar tetap cukup sampai akhir bulan, beras tetaplah beras. Ia bukan sekadar angka dalam laporan penyaluran.

Kenapa belum semuanya menerima?

Pemkot Bandung menyebut penyaluran dilakukan secara bertahap dan akan terus dilanjutkan sesuai jadwal. Pemerintah juga mengatakan distribusi diawasi agar bantuan diberikan berdasarkan data penerima yang telah ditetapkan dan dapat menjangkau seluruh keluarga sasaran. Dengan kata lain, angka 66,43 persen bukan berarti program berhenti di angka tersebut. Masih ada proses distribusi yang berjalan. Namun bagi keluarga yang belum menerima, pertanyaan sederhananya tetap sama: Kapan berasnya sampai?

Bantuan pangan bukan sekadar soal beras

Pemerintah Kota Bandung menyebut program Cadangan Pangan Pemerintah atau CPP ini bukan hanya bentuk perlindungan sosial. Program tersebut juga menjadi salah satu instrumen untuk menjaga ketahanan pangan, stabilitas pasokan, serta membantu meringankan pengeluaran keluarga penerima manfaat. Karena itu, keberhasilan program sebenarnya tidak cukup diukur dari berapa ton beras yang sudah keluar dari gudang. Yang lebih penting adalah:

Apakah beras tersebut benar-benar sudah sampai kepada keluarga yang membutuhkan?

Di sinilah angka 66,43 persen menjadi cerita yang lebih besar. Ada 2,84 juta kilogram beras yang sudah bergerak. Tetapi masih ada sekitar 1,44 juta kilogram dari total alokasi yang belum tersalurkan berdasarkan capaian tersebut. Dan di balik angka itu terdapat puluhan ribu keluarga.

Bandung masih punya pekerjaan rumah

Pemkot Bandung menyatakan distribusi akan dilanjutkan sampai seluruh penerima memperoleh bantuan sesuai data yang telah ditetapkan pemerintah pusat. Jika ditemukan kendala di lapangan, DKPP bersama perangkat kewilayahan dan instansi terkait akan melakukan koordinasi untuk menyelesaikannya sesuai mekanisme yang berlaku. Bagi pemerintah, ini adalah proses distribusi. Bagi warga, ini adalah kebutuhan sehari-hari. Dan mungkin di situlah berita ini menjadi penting. Karena kebijakan pemerintah pada akhirnya tidak hanya terlihat di atas kertas. Ia terasa ketika sesuatu benar-benar sampai ke rumah.

48 ribu keluarga masih menunggu

Hari ini, 94.992 keluarga sudah menerima. Sementara 48.008 keluarga lainnya masih menunggu. Angka tersebut bukan untuk menimbulkan kepanikan. Justru menjadi pengingat bahwa sebuah program bantuan baru benar-benar selesai ketika bantuan tersebut sampai kepada seluruh penerima yang memang berhak. Sebab bagi warga yang sedang menunggu, pertanyaannya bukan berapa persen yang sudah disalurkan. Pertanyaannya jauh lebih sederhana: “Kapan giliran rumah kami?”

Sumber Informasi Informasi dalam artikel ini berasal dari sumber yang relevan dan telah melalui proses penyuntingan NEXASORA.
Bagikan artikel ini

Bantu sebarkan informasi dan cerita lokal NEXASORA.

Punya informasi menarik?

Bagikan informasi, peristiwa, cerita, atau kegiatan dari kota Anda kepada NEXASORA.

Kirim Informasi →