BANDUNG, NEXASORA — Persib Bandung resmi memperkenalkan jersey terbarunya untuk menghadapi musim 2026/2027.
Peluncuran berlangsung di Bandung Arena, Kota Bandung, Selasa (25/8/2026), dalam rangkaian acara Pesta Biru sekaligus pengenalan skuad Persib untuk musim baru. Namun bagi Bandung, jersey baru Persib bukan sekadar perlengkapan yang digunakan pemain ketika bertanding.
Jersey Persib telah berkembang menjadi bagian dari identitas kota. Di tengah kehidupan sehari-hari warga Bandung, warna biru dan lambang Persib semakin mudah ditemui bukan hanya di tribun stadion, tetapi juga di jalanan, tempat nongkrong, ruang kreatif hingga berbagai aktivitas anak muda.
Bukan Sekadar Jersey Sepak Bola
Musim ini, Persib membawa tema besar **“Manah Jeung Getih”**, sementara konsep jersey yang diusung adalah **“Lives Inside Us”**. Pesan tersebut menggambarkan bahwa semangat Persib tidak hanya hidup ketika pertandingan berlangsung, tetapi juga melekat pada orang-orang yang memiliki hubungan emosional dengan klub, termasuk Bobotoh dan masyarakat Bandung.
Persib juga menempatkan jersey sebagai bagian dari cerita setiap Bobotoh. Artinya, jersey tidak hanya dipandang sebagai seragam pertandingan, tetapi sebagai simbol rasa memiliki terhadap klub dan perjalanan Persib pada musim yang baru.Di titik inilah jersey Persib menarik untuk dilihat dari sisi lifestyle.Bagi sebagian warga Bandung, mengenakan jersey Persib bukan lagi hanya soal menunjukkan dukungan ketika pertandingan berlangsung. Jersey bisa menjadi bagian dari cara berpakaian, cara menunjukkan identitas, sekaligus simbol kedekatan seseorang dengan kota tempat mereka tinggal.
Ketika Jersey Menjadi Bagian dari Culture Bandung
Bandung selama ini dikenal sebagai salah satu kota dengan ekosistem fashion, musik dan kreativitas yang kuat.Pertemuan antara sepak bola, fashion dan budaya anak muda kemudian membuat jersey klub memiliki ruang yang lebih luas di luar stadion.
Jersey Persib dapat muncul dalam berbagai situasi: dipakai untuk menonton pertandingan bersama teman, nongkrong di kafe, menghadiri acara komunitas, hingga menjadi bagian dari gaya berpakaian sehari-hari.
Fenomena tersebut membuat Persib tidak hanya hadir sebagai klub sepak bola, tetapi juga sebagai salah satu simbol budaya populer Kota Bandung. Terlebih, identitas Persib memang tidak berdiri sendiri. Klub, pemain, manajemen, Kota Bandung dan Bobotoh menjadi bagian dari cerita yang terus berkembang dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Tiga Jersey untuk Musim Baru
Untuk musim 2026/2027, Persib memperkenalkan tiga varian jersey, yakni **home, away dan alternate**. Ketiganya memiliki karakter visual masing-masing, tetapi tetap membawa benang merah identitas Persib dan pesan “Lives Inside Us”.Dari sisi teknologi, jersey musim ini menggunakan apparel Kelme dengan material utama **K-Loomax** dan struktur **Shift Loop 26YN Jacquard Circular Fabric**.Teknologi tersebut dirancang untuk membantu sirkulasi udara, menjaga bobot jersey tetap ringan, serta memberikan kenyamanan ketika digunakan dalam aktivitas dengan intensitas tinggi.Dengan demikian, jersey musim baru Persib tidak hanya membawa identitas visual, tetapi juga menggabungkan kebutuhan performa pemain dengan kebutuhan lifestyle para penggunanya.
Biru yang Menjadi Identitas Kota
Ada alasan mengapa jersey Persib memiliki posisi yang berbeda di Bandung.Persib bukan hanya klub yang bermain di sebuah kota. Bagi banyak warga, Persib telah menjadi bagian dari cerita Bandung itu sendiri. Karena itu, ketika jersey baru diluncurkan, yang berubah bukan hanya seragam pemain di lapangan. Ada identitas baru yang kemudian akan terlihat di ruang-ruang publik Kota Bandung.
Anak muda mengenakannya dengan gaya mereka sendiri. Bobotoh menggunakannya ketika berkumpul. Komunitas membawanya dalam berbagai aktivitas. Dan sebagian warga mungkin memilihnya sebagai bagian dari pakaian sehari-hari. Inilah yang membuat jersey Persib semakin menarik jika dilihat sebagai bagian dari **Bandung lifestyle dan culture**.
Dari Stadion ke Jalanan Bandung
Sepak bola biasanya berbicara tentang pertandingan, klasemen dan kemenangan.Tetapi ketika sebuah jersey mulai digunakan jauh di luar stadion, ceritanya menjadi lebih luas.Jersey berubah menjadi simbol.Simbol kebanggaan, identitas, nostalgia, komunitas dan rasa memiliki terhadap sebuah kota. Dan bagi Bandung, warna biru Persib sudah lama memiliki tempat tersendiri. Musim 2026/2027 kembali membawa cerita baru. Kali ini dengan pesan **“Lives Inside Us”** — sebuah pengingat bahwa bagi Bobotoh, Persib bukan hanya sesuatu yang ditonton ketika pertandingan berlangsung.Persib adalah sesuatu yang hidup dan dibawa bersama. Termasuk melalui jersey yang dikenakan di jalanan Kota Bandung.
